Rabu, 20 Desember 2017

Proposal Budidaya Ikan Lele di Daerah Babakan Bekasi Timur



 
PROPOSAL BISNIS



Disusun Oleh :
Adhila Rachmasari       (10214218)
Liany Nur Lestari         (16214060)
Rimanda Utami            (19214412)
Rizal Fachrurrozi          (19214575)
Sindy Sintia S.              (1A214292)
Thesa Virki S.               (1A214729)
    

BAB I
PROFIL PERUSAHAAN

1.1  Latar Belakang
Ikan Lele merupakan ikan jenis air tawar yang mudah di temui dimana saja. Ikan lele merupakan jenis ikan yang mudah hidup, tahan dari segala cuaca bahkan di air yang kotor dan berlumpurpun ikan Lele mampu bertahan. Ikan Lele mempunyai nama yang beraneka ragam sesuai dengan daerah di mana ikan Lele tinggal antara lain: ikan kalang (Sumatra Barat), ikan maut (Gayo dan Aceh), ikan sibakut (Karo), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makassar), ikan cepi (Sulawesi Selatan), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah) atau ikan keli (Malaysia) Biskuit lele merupakan biskuit fungsional untuk mengatasi kekurangan gizi, sangat cocok dikonsumsi anak-anak.
Kandungan yang dimiliki ikan lele antara lain Kalori: 217, Protein: 26.7g, Karbohidrat: 0.0g, Total Fat: 11.5g,
Fiber: 0.0g, Excellent sumber Selenium (20.7mcg) dan Vitamin B12 (4mcg). Sumber yang baik Kalium (459mg), dan Niacin (3.6mg).
Berdasarkan hasil penelitian, lele memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, dalam 500 gram lele dumbo (kira-kira terdiri dari 4 ekor) mengandung 12 gram protein, energi 149 kalori, lemak 8,4 gram dan karbohidrat 6,4 gram.
Makanan yang merupakan “sumber yang sangat baik” dari nutrisi tertentu menyediakan 20% atau lebih dari nilai harian yang dianjurkan, berdasarkan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) .
Ketika dimasak (panas kering), lele liar memberikan 0,333 gram omega-3 asam lemak, berasal dari EPA (0.1g), DHA (0.137g), dan ALA (0.096g), per 100 gram ikan lele liar. Ketika dimasak (panas kering), lele budidaya memberikan 0,259 gram omega-3 asam lemak, berasal dari EPA (0.049g), DHA (0,128), dan ALA (0.082g), per 100 gram ikan lele budidaya.
Berdasarkan kajian ilmiah ikan lele memiliki kandungan protein yang cukup tinggi didalamnya yaitu sekitar 17%, tak hanya itu ikan ini juga memiliki berbagai macam asam lemak, esensial yang dapat mencukupi kabutuhan akan asam lemak harian kita sekitar 9%. Namun batasi konsumsi ikan ini, karena kandungan kolesterolnya juga lumayan tinggi. 1 hari 2 ekor sudah cukup memberikan banyak manfaat.
Keunggulan ikan lele dibandingkan dengan produk hewani lainnya adalah kaya akan Leusin dan Lisin. Leusin (C6H13NO2) merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen. Leusin juga berguna untuk peromba֍kan dan pembentukan protein otot .
Lisin merupakan salah satu dari 9 asam amino esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringnan. Lisin termasuk asam amino yang sangat penting dan dibutuhkan sekali dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pasalnya, asam amino ini sangat berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang pada anak, membantu penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh, dan memelihara masa tubuh anak agar tidak terlalu berlemak. Lisin juga dibutuhkan untuk menghasilkan antibody, hormone, enzim, dan pembentukan kolagen, disamping perbaikan jaringan. Tak kalah pentingnya, lisin bisa melindungi anak dari cold sore dan virus herpes
Lele merupakan sumber asam lemak omega 3, yaitu asam lemak dengan ikatan rangkap pada posisi karbon nomor 3 dari gugus metil atau disebut karbon posisi omega. Asam lemak ini merupakan precursor dari thrombaxiane A3 dan prostaglandin I3, zat yang sangat efektif untuk ganti agregasi keping-keping darah. Pencegahan agregasi keping-keping darah dapat mengurangi risiko menderita penyakit jantung.
Dari penelitian yang dilakukan secara berkelanjutan, para peneliti menemukan pula manfaat lain dari asam lemak omega 3, yaitu menurunkan tekanan darah; membantu merawat kesehatan kulit, terutama dari ekzema dan dermatitis; serta berperan dalam pembentukan cerebral cortese otak. Ini sangat berguna sekali bagi anda yang sering beraktivitas olahraga berat, atau aktivitas-aktivitas yang membutuhkan energi serta reflek yang tinggi.
Kekurangan asam lemak omega 3 pada hewan percobaan menunjukkan rendahnya penglihatan atau kecerdasan. Meski belum bisa menentukan jumlah omega 3 yang diperlukan untuk mengatur jantung supaya sehat secara efektif, para ahli menganjurkan 20-25% asam lemak esensial yang dikonsumsi berupa asam lemak omega 3. Untuk memenuhinya, mereka mengingatkan untuk tidak menggunakan suplemen minyak ikan secara rutin. Bahayanya antara lain, overdosis vitamin A dan vitamin D yang dapat menyebabkan keracunan dan juga perdarahan.
Atas dasar diatas maka perlu adanya budidaya lele untuk mendukung kebutuhan bahan pangan pokok yang memiliki gizi dan manfaat tinggi bagi konsumen. Selain itu ikan lele memili harga yang tidak mahal, sehingga seluruh kalangan masyarakat dapat mengonsumsi ikan lele.




1.2  Rencana Bisnis
1.                Penjelasan Singkat tentang Bisnis
Budidaya Ikan Lele merupakan sebuah usaha makro yang dibentuk untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat babakan dan sekitarnya, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usaha Budidaya Ikan lele ini memfokuskan pada pengelolaan bibit lele hingga ikan lele siap panen dan dapat didistribusikan. Harapanya dengan dibentuknya usaha ini dapat memenuhi kebutuhan pasar akan melimpahnya permintaan pasar terhadap ikan lele.

2.               Visi dan Misi
Visi:
Membudidayakan ikan lele dengan kualitas baik sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui konsumsii ikan lele yang bergizi maupun dengan penyediaan lapangan kerja.

      Misi:
      Misi Jangka Pendek
1.      Memenuhi permintaan pasar terhadap permintaan ikan lele yang tinggi.
2.      Menyediakan ikan lele yang memiliki kualitas baik.
3.      Menyediakan ikan lele dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
4.      Membuka sekolah edukasi budidaya ikan lele untuk meningkatkan keterampilan warga maupun pengunjung tempat usaha kami agar memiliki pengetahuan yang baik dalam pembudidayaan ikan lele.
      Misi Jangka Panjang
1.      Membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat umum yang ingin bekerjasama dengan kami.
2.   Menjadi sebuah usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai dan karyawannya.
3.          Memberikan produk ikan lele yang berkualitas tinggi pada pelanggannya dan menjawab kebutuhan pasar.


BAB II
DESKRIPSI USAHA

2.2 Strategi Bisnis
§  Direct Selling
Promosi secara langsung dari mulut ke mulut pada tahap awal pengenalan tempat budidaya.
§  Brosur
Bentuk promosi akan dilakukan dengan menyebarkan dan menempelkan brosur atau flyer di lingkungan perumahan, lingkungan, pasar tempat-tempat umum (terminal, stasiun, halte dll).

§  Online Marketing
Membuat website yang berisi tentang Usaha yang dijalanan, badan hukum, pengetahuan tentang kandungan ikan lele, tata cara budidaya lele yang kami lakukan, dan proses jual beli online sehingga pembeli dapat memantau secara langsung lele yang siap panen dalam keadaan kualitas baik dan yang belum, karena proses budidaya dilaporakan secara langsung melalui website.
§  Kartu Stamp
Memberikan kartu stamp kepada konsumen sehingga konsumen dapat mengumpulkan stamp dari setiap  pemesanan hasil panen lele.
§  Stiker
Memberikan stiker kepada pembeli sebagai salah satu bentuk promosi yang  kami lakukan.
2.3 Analisis Masa Depan Industri
  1. Perspektif Masa Depan
Ikan lele merupakan salah satu sumber makanan bergizi tinggi, sehingga dalam pengolahannya akan selalu dibutuhkan dan permintaan pasar akan ikan lele akan selalu tinggi sehingga peluang keberjalanan  usaha ini terlihat baik.
  1. Analisis Persaingan
Persaingan dalam dunia bisnis tidak dapat dielakkan. Seorang wirausahawan akan maju apabila ia mau berusaha untuk bersaing. Bekerja keras agar usaha yang ditekuni menjadi terbaik diantara sekian banyak para wirausahawan.
Begitu juga kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat bersaing dengan pesaing-pesaing kami yaitu:
1)   Perusahaan dengan jenis usaha yang sama
2)   Perusahaan dalam satu areal wilayah kerja
Guna menunjang hasil persaingan yang baik, kami akan lebih selektif dalam bekerja yang meliputi proses pembudidayaan dan pemasaran yang akan kami buat profesional. Kami yakin perusahaan lain akan menganggap perusahaan kami sebagai saingan terberat.
  1. Segementasi Pasar yang Dimasuki
Segmentasi pasar sangat berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi industri maka dari itu harus dinpertimbangkan dan dipikirkan dengan cermat dan waspada karena pasar merupakan salah satu tujuan dari pendistrbusian usaha kami, dengan sedikit saja kelalaian dan kecerobohan dapat mengurangi penghasilan perusahaan dan mengakibatkan banyak dampak negative bagi perkembangan perusahaan tersebut.
Maka dari itu kami berusaha semaksimal mungkin mengiklankan usaha kami sehingga diharapkan akan banyak yang menjadi pembeli tetap, sehingga kami tidak perlu untuk menghawatirkan segmentasi pasar kembali.
Menurut pendapat kami hasil panen ikan lele yang akan kami hasilkan pastinya akan bisa menembus pasar karena memiliki kualitas yang baik dan terjamin sehingga tidak mengecewakan pembeli, mengandung protein karbohidrat dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu harga yang ditawarkan pastinya bersing dengan produk keripik lainnya.



BAB III
RANCANGAN USAHA

3.1 Lokasi usaha
Caringin GG Linun Mustikasari RT 01/RW 02 Babakan Tengah Mustika Jaya. Kota Bekasi.

3.2 Faktor Penghambat dan Pendukung
Setiap usaha yang dijalankan, pasti ada yang sukses dan ada yang belum sukses seperti halnya usaha ini. Ada beberapa hal yang menurut kami akan menghambat dan sangat mendukung dalam menjalankan usaha ini.

Analisis SWOT
Strength
Weakness
ü Bahan Baku berupa bibit lele yang mudah di dapat dan mudah dalam hal pembudidayaanya
ü Kualitas hasil panen baik
ü Permintaan pasar yang tinggi dan kurangnya pembudidayaan ikan lele di desa papringan dan sekitarnya
ü Harga yang ditawarkan kompetiti dan terjangkau
ü Belum memproduksi olahan ikan lele
ü Penentuan harga dasar yang bisa mencakup seluruh lapisan masyarakat
ü Kerugian jika musim hujan tiba, air kolam akan naik dan lele akan keluar dari kolam, sehingga dibutuhkan sirkulasi kolam yang baik.
Opportunities
Threats
ü Tidak ada UKM pembudidaya ikan lele di sekitar desa papringan
ü Permintaan pasar yang tinggi dari berbagai daerah

ü Munculnya pesaing yang menggunakan bahan baku yang sama
ü Persaingan harga pasar setelah muncul pesaing baru
ü Krisis ekonomi global yang dapat memperburuk pendapatan 



BAB IV
ASPEK PRODUKSI

4.1 Proyeksi Keuangan
Modal usaha didapat dari:
a.    Modal pribadi
b.    Pinjaman dari teman-teman, keluarga dan investor

4.2  Analisis Usaha

  1. Biaya Investasi (Tetap)

No
Nama Barang/Kebutuhan
Kuantitas
Satuan
Harga Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
1
Sewa Tanah
3
Tahun
Rp 600.000.-
Rp    1.800.000,-
2
Pembuatan kolam :
Batu bata
850
Buah
Rp           500,-
Rp     425.000,-
Semen
2
Karung
Rp      68.000,-
Rp     136.000,-
Pasir
1
Bak
Rp    160.000,-
Rp     160.000,-
Kapur
1
Karung
Rp        8.000,-
Rp         8.000,-
Terpal
4(3x4 m)
Buah
Rp      75.000,-
Rp     300.000,-
Tukang
1
Orang
Rp      50.000,-
Rp       50.000,-
3
Pralon
2
Buah
Rp      23.000,-
Rp       46.000,-
4
Jaring
4
Buah
Rp      45.000,-
Rp     180.000,-
5
Ember
5
Buah
Rp      18.000,-
Rp       90.000,-
6
Timbangan
1
Buah
Rp    400.000,-
Rp     400.000,-
7
Bambu
4
Buah
Rp      12.000,-
Rp       48.000,-
8
Drigen
10
Buah
Rp      30.000,-
Rp     300.000,-
12
Paku
2
Kg
Rp        5.000,-
Rp       10.000,-
Jumlah
Rp   3.963.000,-
  1. Biaya Oprasional
No
Nama Barang/Kebutuhan
Kuantitas
Satuan
Harga Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
1
Pembelian Bibit
3000
Ekor
Rp 150,-
Rp    450.000,-
2
Pakan
2
Karung
Rp 250.000,-
Rp    500.000,-
3
Obat-obatan/vaksin
2
Botol
Rp 20.000,-
Rp      40.000,-
4
Biaya Panen
Rp 50.000,-
Rp      50.000,-

Jumlah
Rp 1.040.000,-

  1. Biaya Gaji
No
Nama Barang/Kebutuhan
Kuantitas
Satuan
Harga Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
1
Pemberian Gaji Karyawan
3
Bulan
Rp 100.000,-
Rp     300.000,-
Jumlah
Rp    300.000,-

  1. Biaya Transportasi
No
Nama Barang/Kebutuhan
Kuantitas
Satuan
Harga Satuan (Rp)
Jumlah (Rp)
1
Biaya Transportasi
3
Bulan
Rp 100.000,-
Rp    300.000,-
2
Biaya Lain-lain
3
Bulan
Rp   20.000,-
Rp      60.000,-
Jumlah
Rp    360.000,-

Biaya Total = Biaya Tetap + Biaya Tidak Tetap
                    = Rp   3.963.000 + Rp 1.040.000 + Rp. 300.000 + Rp. 360.000
                          = Rp. 5.393.000
 +
HPP (Harga Pokok Penjualan)
HPP           =
                    =
                    = Rp. 2.157 per ekor
2500 menunjukan penurunan jumlah ikan lele dari awalnya 3000, karena lele merupakan karnivora dan dalam pembudidayaan tak jaran ditemukan banyak lele yang menjadi mangsa ikan lele lain.
Harga per ekor adalah Rp.3.000, untuk 4 ekor sama dengan 1 kg ikan lele sehingga 1 kg ikan lele kami menjualnya dengan harga  Rp.12.000. dalam kanca pasar harga kami termasuk murah karena dipasaran harga 1 kg Lele mencapai Rp. 15.000
1.      Total Penerimaan (TR)
Total Penerimaan = Harga (P) x Jumlah Produksi (Q)
                                    = Rp 12.000,00 x 625
                                    = Rp 7.500.000
2.      Pendapatan
Pendapatan                             = Penerimaan (TR) – Biaya Total (TC)
                                    = Rp 7.500.000 – Rp 5.393.000
                                    = Rp 2.107.000
3.      R/C Ratio (Nilai Kelayakan Suatu Usaha)
R/C Ratio                                =
                                    =
                                    = 1,39> 1
B/C Ratio                                =
                                    =
                                    = 0,39> 0

Analisa Break Event Point (balik modal)

BEP                             = Keuntungan bersih 1 bulan x berapa kali produksi dalam 1 bulan
       <  x 2) x 2 bulan
            5.393.000        <  8428.000

Dalam waktu 2 bulan atau 3-4 kali panen, maka Break Event Point modal awal kami akan kembali. Ini yang menjadi penguat untuk tetap membuka usaha ini.


BAB V
PENUTUP


Demikian proposal yang kami buat, semoga langkah ini dapat turut andil dalam memberika sumber makanan bergizi dan memberikan lapangan pekerjaan serta memajukan ekonomi Indonesia. Semoga proposal ini dapat menjadi  pertimbangan dan pada akhirnya terealisasi. Semoga Allah SWT meridhoi kita semua.

Kesimpulan
Setelah kami membuat proposal ini, diharapkan usaha yang kami buat dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan apapun. Semoga usaha ikan Lele yang kami buat dapat bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan sehari – hari masyarakat sekitar. Untuk itu, kami sangat berharap anda mau mengunjungi tempat usaha ikan Lele kami. Terima Kasih.
 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar